
Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada STAB Negeri Raden Wijaya atas inovasinya dalam mengolah sampah plastik menjadi energi alternatif melalui teknologi pirolisis.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Anes Dwi Prasetya. Menurutnya, langkah yang dilakukan STABN Raden Wijaya membuktikan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
“Inovasi ini merupakan contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap lingkungan dapat dipadukan dengan riset, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat sehingga menghasilkan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Anes.
Ia menambahkan bahwa semangat tersebut selaras dengan nilai-nilai Buddhis yang menekankan kebijaksanaan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap seluruh makhluk hidup dan kelestarian alam.
Anes berharap inovasi yang dikembangkan STABN Raden Wijaya dapat menjadi inspirasi bagi berbagai perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, dan masyarakat luas untuk terus menghadirkan terobosan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu anes menegaskan bawasanya ini juga sesuai dengan semangat dan selaras dengan apa yang selama ini dilakukan oleh Generasi Muda Buddhis Indonesia dalam melestarikan lingkungan dan menjaga alam serta mendorong Green Energy dalam rangka menjaga bumi tetap lestari.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekonomi sirkular serta memperkuat budaya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan.
“Semoga inovasi ini menjadi pemantik lahirnya berbagai gerakan serupa di seluruh Indonesia, sehingga pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai peluang untuk menciptakan energi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” tutup Anes.